Novica

Catatan kecilku

Archive for October 2014

perihatin vs perhatian

Perihatin Perih hati dan batin Perhatian Memperhatikan secara perlahan dengan hati Apalah arti sebuah perhatian dan rasa perihatin.. Bila hanya akan berakhir luka hati dan batin.. Namun tetaplah perihatin dan perhatian Tanpa mengharap balasan Bila sekalipun ada yang mencibir Mencaci dan menampiknya Anggaplah suatu sedekah Indah Yang tak pernah sia sia Seperti halnya mudahnya kita […]

Minggu siang

Hari Minggu Malam minggu kita berjanji besok bangun pagi Bangun pagi menikmati minggu dari pagi… Dan selalu saja kunikmati minggu pagi sendiri…. Minggu siang Ini minggu siang sayang Adakah waktumu berjalan-jalan padaku hari ini Melepaskan beban hari-hari kita yang berjalan masing-masing Minggu siang Aku duduk sendirian ditemani angin Hatiku bertasbih Mataku bersedih Sedang apa kamu […]

aku dan kamu

Kadangkala Aku dan hujan Seperti saling berkawan Sama-sama cerewet Berharap dia kan singgah ke dalam ruanganku yang sunyi Sunyi di antara riuh rindu Riuh rindu syairku Syairku yang menemani hatiku yang hiruk pikuk menanggung pelupuk perasaan Yang rindu menatap manik matamu Matamu yang jernih Antara kita hanya ada secercah kisah Kisah yang terkatung-katung dan tak […]

sahabat jiwa

Di manakah engkau sahabat jiwaku? Adakah engkau di surau berdoa untukku Atau di padang rumput menyeru pada alam Atau di danau menuangkan semua kegalauanmu???? Kita ibarat dua sahabat yang menyesali akan semua yang terjadi di antara kita… Hidup dalam kebaikan, keceriaan bahkan pertengkaran…. Ketidakpastian akhirnya hadir di antara kita Berpisah tidaklah mungkin Menjauh bukanlah keinginan […]

jatuh cinta

Aku tak mudah jatuh cinta…. Pertama aku jatuh cinta karena pengharapan Kedua aku jatuh cinta karena keputusasaan Ketiga aku jatuh cinta karena keadaan Aku jatuh cinta…. Jatuh cinta pada lirikanmu Lirikanmu bagai roh suci yang melayang di antara langit dan bumi Aku jatuh cinta…. Jatuh cinta pada senyumanmu Senyumanmu bagai human yang membasahi telaga dan […]

ada apa dengan “ngga apa-apa” ?

Sepasang sejoli berteman, entah itu sesama jenis maupun berbeda lawan jenis: ” apa kabar kamu?” ” baik…kamu?” ” baik…ke mana aja kamu? Lama nggak ada kabar? Udah lama juga kita ngga ngobrol!” ” iya ya…udah berapa lama ya?” ” entahlah!” ” kamu sendiri bagaimana? biasanya suka cerita-cerita, curhat, kok sekarang udah jarang, bahkan udah hampir […]

Toga di Ujung Harapan #4

Pekerjaan kantorku semakin hari semakin padat. Aku mulai sibuk membantu atasanku untuk menyiapkan berkas-berkas perizinan. Ada beberapa pekerjaan yang menurutku tidak baik, contohnya tiap bulan aku harus mengeluarkan budget untuk jatah para pihak yang terkait dengan perizinan dan keamanan proyek. Memang semua yang dikeluarkan dari perusahaan atas persetujuan atasanku, akan tetapi aku merasa tanganku ikut […]

Toga di Ujung Harapan #3

Jumat pagi suara heboh membangunkanku. Anak-anak penghuni kosan berebut kamar mandi. Kamar sebelah kiri memutar lagu sangat keras. Lagunya “Dear God” milik Avanged Sevenfold. Sebagian anak sedang sibuk membuat susu putih. ” Jangan lupa minum susu!” ” Jangan lupa jas lab!” Begitulah seruan yang kudengar. Aku duduk di kursi santai depan kamar sambil memandangi rerumputan […]

5 okt

Apalah dayaku Belum kudapatkan zaman yang gemilang Aku ingin menimangnya Meski hanya Wahyu yang masih di atas kertas Meski hanya seberkas cahya di titik pandanganku Mungkin bernafas utuh Meski tak ada aku menerimanya Menjadikannya yang selalu kubawa Dalam setiap DOA Doa di antara hidup dan mati Menjadikannya yang selalu kukenang Layaknya nada-nada lagu Lagu di […]

Lelakiku

Bagimu sore bukanlah akhir dari cahaya mentari yang menetes Untukmu lelakiku yang lengang seharian sendirian Kutanya padamu..apa yang kau buat jadi kenangan dan kau kenang hari ini? Kisah serunai embun fajarkah? Atau senyum manis perempuan di senja hari? Apakah kau menulis sebaris sajak bijak mewakili genta doa menembus nirwana? Bagimu untukmu lelakiku Janganlah kau murung […]