Novica

Catatan kecilku

Archive for February 2015

Kabar Hujan Kenangan

Apa kabar hujan? Tidakkah langit berdebat dengan bumi Menjatuhinya dengan runcingnya jarum perak Sehingga bumi pasrah akan basah Apa kabar kenangan? Tidakkah angan berdebat dengan kenyataan Mengekang  pikiran dalam ketiadaan Mengurung murungnya perasaan Apa kabar hujan kenangan? Tidakkah air mata berdebat dengan senyuman Menipu tangis dengan senyum manis Menipu duka lara dengan gelak tawa

selamat pagi

Selamat pagi teman sehati Hari ini aku terakhir di sini Apakah bisa kau temani sekali lagi Menyusuri keelokan kota ini Sebelum senja menghampiri Selamat pagi kawan ternyaman Hari ini akan ada perpisahan Apakah bisa aku menjadi kenangan Walau kenangan yang disemayamkan Selamat pagi temanku sayang Bagaimana bisa kau datang Tinggal di hati tak mau pulang […]

Izinkan Aku

Ya Tuhan …. Izinkan aku menghirup udara lebih lama lagi Setidaknya lebih lama dari masa tidurku Aku hanya ingin menikmati sesuatu Yang mana aku tak bisa menikmatinya Pada masa-masa dimana seharusnya kunikmati Setidaknya sebagai pengganti Atau hadiah atas kepasrahanku Dalam setiap ujian dan cobaan Yang mungkin merupakan teguran pula Ya Tuhan….

sedekah terindah

Sedekah adalah ibadah… Amanah adalah ┬ábagian ibadah…. Bagiku keduanya adalah ibadah yang Indah Keduanya merupakan bentuk kasih sayang Yang mengikat satu dengan yang main Bilamana aku boleh meminta pada mereka Dapatkah aku meminta sedekah Sebagai tanda amanah dariku Dan bila

Istimewa

ungumu begitu lugu Sampai-sampai membuatku terpaku Jingganya begitu merona Sampai-sampai membuatku terpesona Birumu begitu mencumbu Sampai-sampai membuatku cemburu Merahnya begitu cerah Sampai-sampai

sajak

Sajakku itu Tak beriak Tak beranak Namun Kadang berdecak Terbahak-bahak Berteriak Menimbulkan semerbak Corak meredam congkak Seperti tengah Terjebak Tersedak Terbelalak

my facebook

Pelupukku mengantuk Dari kejauhan kudengar musik Judul lagunya my facebook Hihihihi Senyum sendirian, karena menyinggung Pengalaman perasaan Facebook…. Kadang membuatku mabuk Remuk, terpuruk bahkan mengamuk Facebook…. Tempatku curhat Berkreasi Bernyanyi Bersembunyi Dan lain-lain Bahkan menyimpan rahasia yg tdk terbaca

Assalamu’alaikum “pengagum”

Tiap pagi kuterima pesan misterius tanpa nama. Berkali-kali dia mengirimkan puisi. Nampaknya ini dari seorang pengagum yang mengetahui bahwa aku menyukai puisi. Pengagum rahasia bisa disebut begitu namanya. Mungkin aku kenal dia, mungkin juga tidak. Tidak menapa, aku tak melarang siapapun mengagumiku, apapun alasannya itu. Kuhargai itu. Sebab dengan dikagumi seseorang, itu berarti aku memiliki […]

Jangan Ganggu

Aku sibuk tolong jangan ganggu Aku sakit tolong jangan ganggu Aku lelah tolong jangan ganggu Aku bete tolong jangan ganggu Mungkin begitulah maksudnya Kadang kita tidak pernah mengetahui keadaan orang yang sesungguhnya Kadang hanya memberikan Simbol atau bahasa tubuh Karena Kehabisan kata-kata untuk menjelaskan Kehabisan cara untuk mengungkapkan Kehabisan rasa untuk menunjukkan Yang timbul tinggal […]