Novica

Catatan kecilku

Firasat Duka (1)

Aku punya 3 cerita firasat duka:
I. Meninggal dunianya Nenekku
Malam itu aku bermimpi nenekku meninggal dunia. Saking sedihnya mimpiku, aku terbangun dalam keadaan menangis tersedu-sedu. Rasanya takut sekali. Beberapa hari kemudian aku, orangtuaku mengadakan pengajian syukuran dengan mengundang sejumlah anak yatim. Nenekku hadir. Beliau menemui aku yang baru selesai mandi di kamar. Sambil menyisir rambutku yang panjang, beliau memperhatikanku sambil berkata “cucu gw udah gede, cakep, pake baju apa aja juga masuk, tapi belum punya pacar yaa?”. Entah mengapa beliau kemudian bercerita tentang masa mudanya dengan kakekku. Tentang pacaran. Aku sedikit aneh mendengarnya. Tidak seperti biasanya bercerita hal-hal yang indah.
2 hari kemudian, bangun tidur aku begitu berat untuk berangkat kerja. Rasanya pingin libur. Baru saja aku keluar gerbang rumah, oomku datang tergopoh-gopoh memberi kabar bahwa nenekku jatuh di kamar mandi. Spontan kami semua ke rumah nenekku. Kudapati nenekku sudah terkapar tidak sadarkan diri. Akhirnya beliau dibawa ke rumah sakit. Semua pergi meninggalkanku sendirian di rumah. Nenekku dirawat di ruang High Care dalam keadaan koma. Pembuluh darah otaknya pecah akibat hipertensi.
Seminggu kemudian tepatnya tanggal 10 Maret 2004. Di tempatku bekerja aku gelisah sekali. Rasanya ingin pulang saja. Mataku selalu melihat jam dan kalender hampir setiap 5 menit sekali. Sepertinya ada sesuatu yang akan terjadi. Sore pun datang, aku pulang dengan keadaan yang gamang. Perasaan tidak enak. Usai shalat maghrib, kami di rumah mendapat kabar buruk. Nenekku meninggal dunia. Sedihnya aku. NEnek yang ikut membesarkanku meninggal dunia, bahkan jauh sebelum kejadiannya aku sudah memimpikkannya terlebih dahulu.


Leave a Reply

Your email address will not be published.