Novica

Catatan kecilku

kamu dengan mereka

Suatu ketika temanku datang mencurahkan isi hatinya. Aku hanya diam mendengarkannya. Entah mengapa air mataku berlinang di pipi seiring dengan tangisannya. Bagaimana tidak kumenangis, apa yang kudengarkan pernah kualami.
” Nov…gw sayang sama dia, tapi dia sayang sama teman baik gw! Gw tau gw banyak perbedaan dan karena itu rasanya lebih menyakitkan!”
Aku tetap saja terdiam menangis. Aku tidak bisa meredakannya. Lalu pelan- pelan kukatakan
” Nanti ada saatny hadir orang yg benar2.. Sayang kita, gw selalu begitu, memendam perasaan, menyembunyikannya. Memang sakit jika yang kita sayang adalah teman kita, dan teman kita memilih teman kita juga, keduanya teman baik. Itu hanya ujian kecil temanku sayang, tunjukanlah bahwa kamu baik2 saja, karena persahabatan adalah segalanya, abaikanlah perasaanmu meski sakit, jika memang tak mampu, jauhilah keduanya, bukan karena kecewa, melainkan karena cinta. Kembalilah setelah kamu sembuh dari luka.”


1 comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.